Food Feeder Untuk Usia Berapa

Food Feeder Untuk Usia Berapa


Finger food
adalah makanan yang mudah digigit, dikunyah, dan dipegang sendiri oleh bayi.
Finger food
dapat diberikan untuk memopulerkan makanan tertentu kepada Sang Kerdil
.

Bayi usia 8-9 bulan umumnya sudah lalu siap bagi bersantap sendiri. Dengan memberikannya
finger food,
Bunda bisa melatih Sang Kecil untuk makan tanpa disuapi, sekaligus melatih keterampilan motorik halusnya, serta kemampuannya untuk tokak dan gayem makanan.

Bervariasi Rahim
Finger Food
kerjakan Bayi

Apakah Bunda masih ganar dengan sortiran makanan untuk mewujudkan
finger food?
Yuk, simak sejumlah jenis makanan yang boleh Bunda jadikan
finger food
lakukan Sang Kecil:

1. Sayuran rebus

Misal permulaan, Bunda boleh memberikannya sayuran, seperti ubi benggala, wortel, kembang kol, brokoli, atau ubi manis. Namun sebelum memberikannya, kukus maupun panggang dulu sayuran tersebut hingga panjang hati.

Setelah itu, penggal kecil-kecil sehingga boleh digenggam Sang Kecil. Selain menyehatkan, sayuran menggodok lagi memberikan banyak zat makanan yang baik untuk kronologi bayi.

2. Buah pancung

Selain sayuran rebus, nafkah lain yang bisa Bunda jadikan camilan untuk Si Kecil adalah buah. Pisang, mentimun, alpukat, mangga, nanas, blewah, pir, dan semangka merupakan beragam buah-buahan yang bisa Bunda sajikan sebagai
finger food. Selain itu, biji pelir kering seperti kismis dan aprikot tandus nan dipotong-penggal, juga bisa diberikan sebagai camilan alias
finger food
lampiran untuk Si Boncel.

Sebelum memberikannya kepada Si Katai, pastikan buah-buahan tersebut telah dipotong kecil-kecil dan dibersihkan pecah alat peraba serta bijinya.

3. Pasta

Meski di Indonesia pasta masih memadai jarang dijadikan camilan untuk bayi, perut ini sebenarnya bisa dijadikan seleksian untuk
finger food. Berikan Si Kerdil pasta yang sudah direbus setakat benar-moralistis masak.

Baca :   Cara Membuat Kerajinan Dari Sedotan Es

Tipe pasta nan boleh diberikan kepada kanak-kanak anyir adalah fusili atau pasta yang mutakadim dipotong-sembelih katai.

4. Sereal

Bunda sekali lagi boleh memberikan sereal sebagai camilan
finger food
untuk Si Kecil. Berikan sereal yang mudah dipegang olehnya dan pilihlah nan rendah gula serta tanpa komplemen zat pewarna.

5. Roti panggang

Roti panggang bisa menjadi menu
finger food
lakukan bayi saat usianya sudah mulai ki akbar. Pancung roti panggang kecil-kecil, agar Si Kerdil bisa menggenggamnya dengan mudah.

6. Telur

Telur yakni kandungan yang mampu akan zat putih telur, kolin, vitamin B2, B12, dan folat yang baik bakal perkembangan bayi. Tapi sebelum menerimakan telur kepada Si Kecil, pastikan telurnya sudah lalu dimasak sampai tekun matang. Pasalnya, telur setengah matang alias mentah mungkin masih mengandung bakteri
Salmonella
nan bisa menyebabkan bayi keracunan.

7. Keju

Keju mengandung kalsium yang baik bakal kondusif pertumbuhan sumsum kanak-kanak anyir. Oleh karena itu, menyerahkan keju umpama makanan pendamping ASI (MPASI) di perian pertamanya merupakan kejadian yang tepat. Pililah keju yang memiliki tekstur kecil-kecil, tak berbau, dan tidak lengket.

8. Daging

Daging merupakan sendang zat logam yang baik lakukan pertumbuhan. Bunda disarankan memberikan daging saat Si Kecil sudah lalu bisa diperkenalkan tembolok ajun ASI (MPASI). Sebelum diberikan kepada Sang Kecil, pastikan daging telah dimasak hingga empuk dan disuwir agar lebih mudah dikunyah.

Setaip kali akan mengasihkan finger food kepada Sang Kecil, Bunda teradat mencicipinya dahulu untuk memastikan rezeki tersebut mudah digigit, potongannya layak, lembut, dan lumer di ucapan.

Memperkenalkan
finger food
kepada bayi sejak dini ialah hal yang penting. Akan tetapi, Bunda harus konsisten waspada terhadap kebolehjadian Si Kecil tersedak saat memakannya. Jadi, cangap awasi dan dampingi Si Kecil saat mengonsumsi
finger food
ya, Bun.

Baca :   Toko Bunga Plastik Depok

Food Feeder Untuk Usia Berapa

Source: https://www.alodokter.com/8-pilihan-finger-food-untuk-bayi

Check Also

Menyusun Buah Di Piring

Menyusun Buah Di Piring Mengatur pola makan erat kaitannya dengan pola umur sehat. Namun, masih …