Puisi Alam 3 Bait

Buatlah puisi bendera Indonesia Nan luhur!

Jawaban

Berikut ini yakni pola kumpulan puisi yang bertemakan umbul-umbul Indonesia.

1. Nusantara

Ingin kutulis bait-bait mulia

Nan berceritakan Nusantara

Sebagai rasa di n domestik jiwa

Tentang cintaku terhadap Indonesia

Di sana tumbuh tanaman-pohon hijau

Di sana kilap mentari selalu berkilau

Surga untuk segala marga satwa

Di atas garis khatulistiwa

Gunung gunung panjang menjulang

Tertimpa sang surya bercahaya kilap

Sungai-sungai yang mengalir janjang

Lautan biru luas terbentang

Nusantara telah tercipta

Dengan keayuan tiada tara

Kepada Yang mahakuasa berterima kasih kita

Atas segala anugrah-Nya.

2. Pagi Berkabut

Dan pagi pun sudah terbit

Berusul kepulasan tidurnya

Kubuka mata

Kubuka daun jendela

Cahaya hangat berpangkal sang surya

Menembus masuk ke dalam rumah

Semerbak bunga di gegana

Mulai sejak melati dan mawar nya

Kulihat desaku masih berkabut

Namun burung sudah lalu berkicau

Pagi yang indah mereka sambut

Riang gembira tanpa risau

3. Indahnya bendera provinsi ini

Mutakadim ku buka hari nan bau kencur

Disertai kicauan burung merdu

Embun pagi belum berlalu

Di bawah langit berwarna dramatis

Desiran angin datang

Menelisik dedaunan dengan senyap

Wajah manjapada terasa segar

Keanggunan negeri terhampar

Keindahan ini sejenis itu transendental

Hingga mataku terpana

Semua ini harus dijaga

Jangan hingga negeriku sirna.

…..

Itulah bilang cermin puisi adapun keayuan alam Indonesia.

Tembang adalah jenis sastra nan berkaitan dengan nada dan rima.

Puisi digunakan bikin menyampaikan pikiran, ide, maupun perasaan.

Untuk membuat puisi yang sani kita harus memperhatikan faktor-faktor seperti mana irama. Gunakan Rima tertentu agar menghasilkan orkestrasi yang indah. Misalnya dengan menunggangi Rima ab-ab atau aabb.

Kemudian perhatikan pula faktor suasana hati. Momen kita menciptakan menjadikan puisi tentang keindahan standard, maka suasana yang dibangun yakni rasa jatuh cinta, terkesima, dan pengagungan terhadap yang mahakuasa.

Namun apabila kita membuat puisi tentang kepahlawanan, maka kita harus membangun suasana semangat, daya juang, dan pantang tunduk.

Suasana sangat mempengaruhi efek yang dihasilkan internal tembang.

Moga tembang terasa indah, kita juga bisa menunggangi kecenderungan bahasa tertentu. Gaya bahasa ini seringkali kita ucap dengan majas. Misalnya dengan menggunakan majas personifikasi, metafora, alegori, dan lain sebagainya.

Misalnya dengan menggantikan kalimat berikut dengan majas.

Angin bertiup

Menjadi

Angin berhembus

Angin pun datang

Kilangangin kincir

Ang menerpa

Angin berdesir

Puisi Tentang Kegantengan AlamKeindahan alam selalu mempesona orang.  enggak invalid dari kita yang ingin Menikmati keindahan tersebut. Misalnya dengan mengunjungi gunung, pesisir, lautan, sawah, dan lainnya doang agar boleh Menikmati keindahan tersebut. Di bawah ini merupakan contoh kumpulan puisi akan halnya kegantengan pataka.

Puisi Keindahan Standard

Sajak Keindahan Alam 2 Bait

Nan mula-mula yakni puisi tentang keindahan standard yang terdiri pecah 2 bait.

3. Ombak di Pantai

Duduk di got tepi laut

Kulihat ombak nomplok berderai

dengan suaranya yang begitu merdu

Di bawah langit yang terbambang biru

Alangkah indah ombak berdelan

 pecah berderai di batu karang

 Hawa sejuk andai berembun

 Walau hari semakin kurat

Baca :   Promo Kpr Cimb Niaga Syariah 2022

4. Leger

Kulihat lurah gempal menghijau

Di antara tebing gunung

Terdengar angin berdesau

Mengiringi suasana kampung

Alam terlihat amat damai

Sawah-sawah terbantah permai

Para peladang berkarya intern sunyi

Di rangkulan kalimantang nan begitu hening

5. Nyiur Melambai

Dan nyiurpun melambai-lambai

Tertiup makanya angin yang bersilir-silir-sepoi

Di tepi pantai nan penuh damai

Suasana begitu amboi

Kerambil mentah sedemikian itu indah

Di antara ombak berdebur

Pesonanya bukan telah-sudah

Mewujudkan hati insan merasa terhibur

Puisi Kegantengan Tunggul 3 Bait

6. Pematang

Aku melanglang di guri

Sore hari menjelang magrib

Sawah hijau luas terbentang

Betapa bahagianya mataku memandang

Indonesiaku tanahnya mampu

Peladang bekerja di lahan gembur

Moga rakyat selalu makmur

Sehingga merekapun mudah bersyukur

Aduhai individu janganlah dahriah

Atas nikmat yang Allah anugerahkan

Bisa-bisa negeri ini hancur

Jika bencana Tuhan timpakan

7. Suku Pegunungan

Di kaki pegunungan

Air mengalir tiada henti

Menuruni jejak kaki gunung

Menuju sawah-sawah para petani

Sawah tipar luas terhampar

Berundak-undak bagai lukisan

Marcapada munjung dengan kedamaian

Dan manusia dalam kesyukuran

Angin berhembus  bersemilir

Menghampiri pucuk-pucuk daun

Petani menyelamatkan kacang dan kecipir

Berusul ketinggian sungai juga turun.

Puisi kegantengan pan-ji-panji 4 bait

Dibawah ini adalah contoh puisi dengan tema kegagahan alam nan terdiri pecah 4 stanza, setiap baitnya terdiri dari 4 larik.

8. Alamku

Ku bentang hari yang plonco

Memandang alam yang seperti itu indah

Di pagi waktu yang masih sunyi

Hanya kicau butuh yang bergamat

Segenap bendera tampak syahdu

Suara standard terdengar merdu

Angin bertiup tanpa menderu

Awan mengembang di langit yang dramatis

Embun embun membiaki gabah

Bersama kabut bercelup ceria

Dihiasi cuaca matahari

Keemasan di waktu pagi

Alangkah indahnya standard ini

Pertanda kebesaran rabbul Izzati

Semoga orang selalu menyadari

Menjaga pataka agar tegar awet

Keindahan Ciptaan Tuhan

9. Keanggunan

Dan kilangangin kincir kembali berdesir

Menyusuri hamparan bumi

Bertualang dari lautan

Setakat jauh ke rimba-hutan

Bumi umpama nilik diri

Awan mega tipis bagai lukisan

Pohon-pohon mempercantik diri

Memasang bunga di dahan-dahan

Betapa indahnya seluruh umbul-umbul

Alam luas ciptaan Halikuljabbar

Aku hanyalah sendiri sosok

Nan takjub dengan segala keindahan

10. Rama-rama

Aku menatap ujana itu

Yang dipenuhi dengan anak uang

Terlihat kawanan kupu-kupu

Terbang kesana-kemari riang gembira

Bunga ros melebarkan kelopaknya

Anak uang melati menebarkan keharumannya

Margasatwa tertumbuk pandangan ceria

Menikmati anugerah mulai sejak Tuhan Yang Maha kuasa

Puisi indahnya alam desa

11. Desaku

Di sini aku dilahirkan

Di antara teduhnya pepohonan

Bersama khalayak penuh ketenteraman

Di desaku yang kerukunan permai

Menyusuri galengan sawah

Segalanya terlihat indah

Uap air pagi berkabut bersih

Membentangkan sayapnya bakal melingkupi

Butuh-burung mulai berkicau

Diantara tanaman hijau

Menyambut pagi di pan-ji-panji desa

Agar cucu adam pun merasakan bahagia

12. Desaku Yang Permai

Di antara udara yang segar

Dan bentangan langit yang dramatis

Di antara pepohonan nan hijau

Di sanalah aku tumbuh besar

Desaku Nan kucinta

Kemana pun pergi tak mungkin terlengah

Kedamaiannya aku rindukan

Ketentraman nya selalu kudambakan

Baca :   Mata Burung Lovebird Berair

13. Kembali

Kembali aku ke lahan ini

Tempat di mana aku dilahirkan

Setelah bertualang di paras bumi

Akhirnya pulang ke flat nan dirindukan

Kulihat awan nan kudus mengambang

Di antara langit  biru nan zakiah

Burung-burung tampak keruh

Di atas kebun yang begitu asri

Para petambak medium berkreasi

Mematangkan persil pertaniannya

Di kapling itulah Yang mahakuasa menurunkan

Rezeki lakukan kehidupan para insan

Puisi Mengenai Pegunungan

Salah satu keindahan alam yaitu keindahan gunungnya. Duaja Indonesia tertera salah satu negara yang memiliki giri gunung nan indah. Berikut ini adalah kumpulan syair tentang ardi dan pegunungan.

14. Gunung

Tubuhmu tinggi menjulang

Bagai menyentuh  awan peledak

Tempat rawi bersinar cuaca

Di pundakmu terbentang

Sawah-sawah nan begitu indah

Mewujudkan terpesona semua orang

Sungai bersirkulasi begitu jernih

Suaranya merdu pelalah menggema

Membuat tentram lever siapa

15. Sawah

Ketika aku pulang ke desa

Kulewati hamparan sawah

Sungguh sejuk dipandang alat penglihatan

Sawah-sawah tertentang indah

Lever ini terasa damai

Menyaksikan ketampanan tunggul

Betapa desa kelihatan permai

Tegar asri semenjak di perian silam

16. Pesisir

Di bawah ini adalah contoh puisi akan halnya pantai.

Keindahan alam amat sempurna

Sebagai tanda keagungan Tuhan

Begitu juga aku lihat rantau

Yang indah nya tak terburai

Ombak datang menerjang karang

Bergulung-gulung dari lautan

Berperan dengan perahu nelayan

Semenjak pagi sampai senja

Syair standard untuk anak SD

Di bawah ini merupakan puisi alam untuk anak-anak di amben sekolah dasar. Puisi adapun alam yang sederhana sehingga bisa dimengerti oleh anak-anak.

17. Alamku Yang Indah

Alamku nan indah

Anugerah Tuhan Nan Maha kuasa

Semua tampak mempesona

Kulihat dengan jiwa bahagia

Keindahan ini jangan hilang

Disebabkan tangan-tangan bani adam

Jagalah bumi agar lestari

Selalu terpelajar setakat nanti

18. Tiada Bandingan

Kakiku melangkah jauh

Diantara pasir pantai

Ombak datang menghampiriku

Sedangkan burung ganar dengan santai

Keanggunan ini tiada pasangan

Segalanya adalah pemberian Tuhan

Seharusnya kita sayang ingat

Kepada Tuhan yang menjatah Rahmat

Syair adapun alam pedesaan singkat. Puisi ini merupakan puisi lakukan anak-anak mengenai kegantengan kalimantang desa. Jangan lupa dengan syair alam dan penciptanya, ialah nama pengarangnya.

19. Desaku

Di pataka desaku

Ada sawah-sawah nan terhampar

Tempat pembajak mengejar lambung

Bekerja setakat waktu petang

Pemandangan di desaku

Terasa sejuk jika dipandang

Kilangangin kincir bersemilir dengan lengang

Segalanya tampak baru dan segak

Puisi Pemandangan

20. Sawah

Pemandangan yang luhur

Hatiku sekali lagi terpukul

Pan-ji-panji plonco suasana desa

Burung laut membuatku terpesona

Pemandangan nan indah

Diantara hamparan sawah

Bukti keagungan yang mahakuasa

Nan kepada-Nya bekas pulang kita

21. Antah

Padi pun mulai menguning

Misal emas berpangkal kejauhan

Menyambut datangnya hari indah

Bersama kicau burung di atas sawah

Para petani bersukaria

Meluluk rezeki berpangkal yang kuasa

Damai hati berterima kasih kepada-Nya

Sebagai pelepas privat beribadah

22. Hijau Sawahku

Pagi ini matahari masih bersembunyi

Cuma terang nan menyuluhi

Semata-mata ibun nan berkabut

Semata-mata udara yang terasa sejuk

Betapa indahnya

Baca :   Tiket Masuk Kampung Anggrek Kediri

Angin berhembus dengan sirep

Menyentuh pucuk dari dedaunan

Padi ku tertentang begitu segak

Terbasahi maka itu nyamur yang jernih

23. Kalimantang Pedesaan

Anak air mengalir

Bergemericik di tengah sunyi

Jauh berasal hiruk pikuk kota

Disini damai selalu menyapa

Sawah beriring dengan langit

Pagi berhias awan yang putih

Menyatu dengan amat permai

Laksana puisi berhati rukun

24. Indahnya Pesisir

Saat di tepi pantai

Kupejamkan ain kurebahkan badan

Mengkhususkan semua lelah di hamparan pantai yang indah

Tergeletak di luasnya pasir

Mengganjur aroma lautan

Menikmati basahnya ombak

Kadang menatap para pengail

25. Syair Pantai

Biarlah ombak menclok

Biarlah bergulung dan mendepak

Segalanya adalah keindahan ciptaan

Nan terlukis di tampang pataka

Perahu nelayan terombang ambing

Bagaimana meronggeng di laut biru

Disertai hembusan angin

Kano kecil terus melaju

Nyiur terus terkirai-kirai

Saat tertiup kilangangin kincir pantai

Tempat sang buruk perut cak bertengger sebentar

Sebelum terbang mencari ikan

Sajak Keindahan Duaja 4 Stanza

26. Keindahan Menghampar

Oh indahnya alam ini

Dengan ombak yang berdelan riak

Argo yang jenjang menjulang

Lembahnya yang gegares luhur

Sungainya nan menjatah damai

Oh indahnya alam ini

Sawah bergulung-gulung

Di antara telapak ardi

Pepohonan tumbuh congah

Menghutankan tunggul raya

Aku remang di atas argo

Terasa katai di pangkal langit

Menatap keindahan alam ini

Membuat tergetar isi hati

Menjelang tinggi berbalut kabut

Awan nirmala menaungi

Dan elang pun terbang melanglang

Entah kemana hilang akal sirna

27. Pohon Kancah Kami

Di pangkal rindang patera-daun

Diantara dahan-dahan

Di sana lah kami dolan

Bergembira bersama teman.

Pohon berdiri telah lama

Sebelum kami lahir ke manjapada

Mengawani kita dan cerita

Kenangan kami tubin dewasa.

29. Nyanyian Seberinda

Dan angin pun bersemilir

Mencecah ujung lalang

Dan iapun menggeletar

Memerangkapi bunga putihnya.

Padang ilalang di waktu senja

Membawakan sebuah aroma

Ketika ditimpa cahaya petang

Tampak betapa indahnya.

30. Hijaunya Alamku

Kulepaskan pandanganku

Jauh nun di puncak ancala

Di sanalah terletak desaku

Nan subur makmur amat permai

Alamnya cerbak asri

Terjaga dari heterogen pencemaran

Sungainya mengalir dengan bersih

Airnya selalu jernih.

Jalannya berkelok-kelok

Bagaikan syal putri suraloka

Kadang menurun kadang panjat

Celaan binatang yang menemani

Angin dingin tiada henti

Berhembus dengan semilir kecil

Harum ladang dapat tercium

Membangkitkan seribu kenangan

Itulah beberapa contoh puisi bertemakan duaja. Tentunya kamu juga bisa menciptakan menjadikan puisi dengan tema bebas. Karena puisi memiliki berbagai tema. Misalnya tema kewiraan, ketuhanan, kemanusian, dan pendidikan.

Selain itu, ada lagi puisi mengenai cita-cita menjadi momongan shaleh. Koleksi puisi tentang keinginan kiranya bisa berbakti kepada ayah dan ibu.

Puisi lainnya yang tak kalah penting adalah syair mengenai cita-cita menjadi juru mesin. Tentunya kamupun punya cita-cita tertentu.

Misalnya bercita-cita menjadi dokter, temperatur, penjaga keamanan, tentara. Alias kedahagaan menjadi pramugri, pilot, arsitek, dan koki ataupun chef.

Semua cita-cita luhur tersebut harus dicapai dengan usaha dan doa. Agar cita-cita engkau tercapai.

Puisi Alam 3 Bait

Source: https://www.langsut.com/2021/08/puisi-alam.html

Check Also

Toko Bunga Liez Florist

Karangan Bunga Kayu Kualitas Bunga Terbaik Kami Akan Bosor makan Menemani Anda Disetiap Moment Bermanfaat …