Wisata Desa Villa Hmd Mojokerto Jawa Timur

Mojokerto (Beritajatim.com) –
Desa Bejijong di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto masuk 50 Desa Pelancongan Terbaik Indonesia Bangkit. Desa Bejijong bersama panca desa di Jawa Timur terpilih dalam Hadiah Desa Tamasya Indonesia (ADWI) Periode 2021 yang digelar Kementerian Tamasya dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekf).

“Terserah 1.831 pelajar desa wisata nan ikut Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 nan terkumpul terbit 34 provinsi. Selepas sebelumnya 100 desa pariwisata lolos tahap kurasi adu ADWI 2021, sekarang dikerucutkan kembali menjadi 50 desa wisata. Alhamdulillah Desa Bejijong mendapatkan predikat dari 34 provinsi di Indonesia oleh Kemenparekf,” ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Bejijong, Agus Kasiyanto, Sabtu (4/9/2021).

Kenapa Desa Bejijong? Masih prolog Sekdes, keseleo satunya karena Desa Bejijong memiliki banyak potensi yang tidak dimiliki desa lain di Kabupaten Mojokerto alias kabupaten lain. Salah satunya yaitu peninggalan sejarah situs Majapahit, seperti Candi Brahu, Petilasan Siti Inggil, Sendang Windu dan ditambah lagi muslihat tarik pariwisata maupun destinasi wisata lain.

“Adanya kepedulian pemerintahan desa, kabupaten dan provinsi kerjakan takhlik destinasi buatan, menambah muslihat tarik wisata. Juga untuk menambah pendapatan ceria desa bikin dikembalikan sebagai penyetoran kemakmuran masyarakat. Salah satunya flat Majapahit, pagar Majapahit. Ada juga Maha Wihara Budha Tidur, yang dulunya panggung ibadah, reliji, upacara sekarang beringsut menjadi tamasya,” katanya.

Salah suatu cak bagi melestarikan budaya yang ada di Desa Bejijong, lanjur Sekdes, merupakan aktivitas masyarakat n domestik pembuatan arca cor kuningan. Sekdes membualkan, masyarakat Desa Bejijong punya keahlian turut temurun kerumahtanggaan pembuatan reca cor perunggu. Keahlian tersebut menjadi warisan budaya di Desa Bejijong.

“Pembuatan patung cor tin berbunga jaman Belanda ini, menjadi peningkatan ekonomi masyarakat Desa Bejijong. Pembuatan patung cor kuningan di Desa Bejijong bisa menghidupi 600-700 anak adam. Karena suatu usaha pembuatan patung cor kuningan bisa menyerap pegawai, baik anak di dalam desa, potol sekolah maupun anak di luar desa sebagai ain pencaharian,” katanya.

Baca :   Cabe Dalam Pot Berbuah Lebat

Selain aktivitas publik Desa Bejijong dalam mata pencaharian misal pengrajin reca cor gangsa, masuknya Desa Bejijong dalam ADWI Tahun 2021 enggak lepas dari susuk nan sudah dibentuk oleh Pemerintahan Desa Bejijong. Yaitu lembaga desa pariwisata yang aktivitasnya mengebumikan gana budaya nan ada di Desa Bejijong.

“Seperti membuat paket wisata bagi meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Bejijong. Bagi para wisatawan yang cak bertengger ke Desa Bejijong, ada paket yang ditawarkan dengan traveling ke tempat wisata. Seperti ke Budha Tidur, Petilasan Siti Inggil, Sumur Windu, kondominium wisata Majapahit, home stay. Ini adalah babak dari pusaka budaya yang dapat meningkatkan perekonomian awam di Desa Bejijong,” jelasnya.

Sekdes mengklarifikasi, sebelum epidemi tahun 2018-2019, Tadbir Desa Bejijong menyadari kunjungan wisata di Desa Bejijong ketika hari Pekan mencecah 4.000 wisatawan. Ribuan wisatawan tersebut berziarah ke sejumlah destinasi wisata yang terserah, baik situs pusaka Imperium Majapahit maupun wisata buatan.

“Baik itu kategori pelajar, wisatawan domestik atau asing negeri. Ini hikmah nan sangat besar lakukan Desa Bejijong untuk mendapatkan predikat bagaikan Rahmat Desa Wisata Indonesia Kambuh dari Kemenparekf. Kita bersinergi dengan tampin-teman pengiat budaya, sesuai perundingan desa, musrenbang jangka hierarki sesuai misi-visi berpokok Superior Desa,” urainya.

Di tahun 2022, lanjut Sekdes, pihak desa sangat berhati-lever dan berkolaborasi karena privat pembangunan desa tidak serta merta seperti mana membangun seperti biasa. Karena adanya predikat Pemberian Desa Wisata Indonesia Angot dari Kemenparekf digabungkan. Seperti pembangunan urut-urutan desa, bukan mungkin dibangun jalan cor karena akan negatif.

“Sehingga tulat kita akan kolaborasi, duduk bersama, musyawarah desa untuk menentukan pembangunan-pembangunan itu dan style-style yang ada keterkaitan dengan style Majapahit. Sehingga kita tak boleh sederum membangun desa dengan predikat yang kita miliki detik ini. Adalah timbrung dalam 50 Desa Wisata Terbaik Indonesia Kambuh, ADWI Tahun 2021,” paparnya.

Baca :   Agar Krisan Rajin Berbunga

Sekedar diketahui, enam desa di Jawa Timur yang masuk dalam Desa Pelancongan Terbaik Indonesia Angot, ADWI Periode 2021 yakni Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong di Kabupaten Mojokerto. Desa Pariwisata Kampung Blekok di Kabupaten Situbondo, Desa Tamasya Sanankerto di Kabupaten Malang.

Desa Wisata Tamansari di Kabupaten Banyuwangi, Desa Wisata Ranupani di Kabupaten Lumajang dan Desa Pelancongan Serang di Kabupaten Blitar. Ke-heksa- desa tersebut masih harus adu cepat dengan puluhan desa di 34 daerah di Indonesia yang masuk dalam Desa Wisata Terbaik Indonesia Bangkit, ADWI Perian 2021.
[tin/kun]

Wisata Desa Villa Hmd Mojokerto Jawa Timur

Source: https://beritajatim.com/gaya-hidup/desa-bejijong-di-mojokerto-masuk-50-desa-wisata-terbaik-indonesia-bangkit-adwi-tahun-2021/

Check Also

Cara Membuat Mawar Dari Flanel

Liputan6.com, Jakarta Cara membuat bunga dari kain flanel menjadi kerajinan cantik yang bernilai. Kain flanel …